Minggu, 05 Februari 2017

Perkembangan Islam di Indonesia

Perkembangan Islam di Indonesia

Sejak dahulu bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang ramah dan suka bergaul dengan bangsa lain. Oleh karena itu, banyak bangsa lain yang datang ke wilayah Nusantara untuk menjalin hubungan dagang. Ramainya perdagangan di Nusantara yang melibatkan para pedagang dari berbagai negara disebabkan melimpahnya hasil bumi dan letak Indonesia pada jalur pelayaran dan perdagangan dunia. Pada sekitar abad ketujuh, Selat Malaka telah dilalui oleh pedagang Islam dari India, Persia, dan Arab dalam pelayarannya menuju negara-negara di Asia Tenggara dan Cina. Melalui hubungan perdagangan tersebut, agama dan kebudayaan Islam masuk ke wilayah Indonesia. Pada abad kesembilan, orang-orang Islam mulai bergerak mendirikan perkampungan Islam di Kedah (Malaka), Aceh, dan Palembang.
Ilustrasi
Waktu kedatangan Islam di Indonesia masih ada perbedaan pendapat. Sebagian ahli menyatakan bahwa agama Islam itu masuk ke Indonesia sejak abad ke-7 sampai dengan abad ke-8 Masehi. Pendapat itu didasarkan pada berita dari Cina zaman Dinasti T’ang yang menyebutkan adanya orang-orang Ta Shih (Arab dan Persia) yang mengurungkan niatnya untuk menyerang Ho Ling di bawah pemerintahan Ratu Sima (674).
Sebagian ahli yang lain menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia baru abad ke-13. Pernyataan ini didasarkan pada masa runtuhnya Dinasti Abbassiah di Bagdad (1258). Hal itu juga didasarkan pada berita dari Marco Polo (1292), berita dari Ibnu Batuttah (abad ke-14), dan Nisan Kubur Sultan Malik al Saleh (1297) di Samudera Pasai. Pendapat itu diperkuat dengan masa penyebaran ajaran tasawuf. Sebenarnya kita perlu memisahkan pengertian proses masuk dengan berkembangnya agama Islam di Indonesia, seperti berikut:
1. masa kedatangan Islam (kemungkinan sudah terjadi sejak abad ke-7 sampai
dengan abad ke-8 Masehi);
2. masa penyebaran Islam (mulai abad ke-13 sampai dengan abad ke-16
Masehi, Islam menyebar ke berbagai penjuru pulau di Nusantara);
3. masa perkembangan Islam (mulai abad ke-15 Masehi dan seterusnya melalui
kerajaan-kerajaan Islam).
Terdapat berbagai pendapat pula mengenai negeri asal pembawa agama serta kebudayaan Islam ke Indonesia. Ada yang mengatakan bahwa kebudayaan dan agama Islam datang dari Arab, Persia, dan India (Gujarat dan Benggala). Akan tetapi, para ahli menitikberatkan bahwa golongan pembawa Islam ke Indonesia berasal dari Gujarat (India Barat). Hal itu diperkuat dengan bukti-bukti sejarah berupa nisan makam, tata kehidupan masyarakat, dan budaya Islam di Indonesia yang banyak memiliki persamaan dengan Islam di Gujarat.
Pembawanya adalah para pedagang, mubalig, dan golongan ahli tasawuf. Ketika Islam masuk melalui jalur perdagangan, pusat-pusat perdagangan dan pelayaran di sepanjang pantai dikuasai oleh raja-raja daerah, para bangsawan, dan penguasa lainnya, misalnya raja atau adipati Aceh, Johor, Jambi, Surabaya, dan Gresik. Mereka berkuasa mengatur lalu lintas perdagangan dan menentukan harga barang yang diperdagangkan. Mereka itu yang mula-mula melakukan hubungan dagang dengan para pedagang muslim. Lebih-lebih setelah suasana politik di pusat Kerajaan Majapahit mengalami kekacauan, raja-raja daerah dan para adipati di pesisir ingin melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit. Oleh karena itu, hubungan dan kerja sama dengan pedagang-pedagang muslim makin erat. Dalam suasana demikian, banyak raja daerah dan adipati pesisir yang masuk Islam. Hal itu ditambah dengan dukungan dari pedagang-pedagang Islam sehingga mampu melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit.

Setelah raja-raja daerah, adipati pesisir, para bangsawan, dan penguasa pelabuhan masuk Islam rakyat di daerah itu pun masuk Islam, contohnya Demak (abad ke-15), Ternate (abad ke-15), Gowa (abad ke-16), dan Banjar (abad ke-16).
Proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Islam di Indonesia berlangsung secara bertahap dan dilakukan secara damai sehingga tidak menimbulkan ketegangan sosial. Cara penyebaran agama dan kebudayaan Islam di Indonesia melalui berbagai saluran berikut ini.
1. Saluran Perdagangan
Saluran yang digunakan dalam proses islamisasi di Indonesia pada awalnya melalui perdagangan. Hal itu sesuai dengan perkembangan lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia yang ramai mulai abad ke-7 sampai dengan abad ke- 16, antara Eropa, Timur Tengah, India, Asia Tenggara, dan Cina.
Proses islamisasi melalui saluran perdagangan ini dipercepat oleh situasi politik beberapa kerajaan Hindu pada saat itu, yaitu adipati-adipati pesisir berusaha melepaskan diri dari kekuasaan pemerintah pusat di Majapahit. Pedagang-pedagang muslim itu banyak menetap di kota-kota pelabuhan dan membentuk perkampungan muslim. Salah satu contohnya adalah Pekojan.
2. Saluran Perkawinan
Kedudukan ekonomi dan sosial para pedagang yang sudah menetap makin baik. Para pedagang itu menjadi kaya dan terhormat, tetapi keluarganya tidak dibawa serta. Para pedagang itu kemudian menikahi gadis-gadis setempat dengan syarat mereka harus masuk Islam. Cara itu pun tidak mengalami kesulitan. Saluran islamisasi lewat perkawinan ini lebih menguntungkan lagi apabila para saudagar atau ulama Islam berhasil menikah dengan anak raja atau adipati. Kalau raja atau adipati sudah masuk Islam, rakyatnya pun akan mudah diajak masuk Islam.
Misalnya, perkawinan Maulana Iskhak dengan putri Raja Blambangan yang melahirkan Sunan Giri; perkawinan Raden Rahmat (Sunan Ngampel) dengan Nyai Gede Manila, putri Tumenggung Wilatikta; perkawinan putri Kawunganten dengan Sunan Gunung Jati di Cirebon; perkawinan putri Adipati Tuban (R.A. Teja) dengan Syekh Ngabdurahman (muslim Arab) yang melahirkan Syekh Jali (Jaleluddin).
3. Saluran Tasawuf
Tasawuf adalah ajaran ketuhanan yang telah bercampur dengan mistik dan hal-hal magis. Oleh karena itu, para ahli tasawuf biasanya mahir dalam soal-soal magis dan mempunyai kekuatan menyembuhkan. Kedatangan ahli tasawuf ke Indonesia diperkirakan sejak abad ke-13, yaitu masa perkembangan dan penyebaran ahli-ahli tasawuf dari Persia dan India yang sudah beragama Islam.
Bersamaan dengan perkembangan tasawuf, para ulama dalam mengajarkan agama Islam di Indonesia menyesuaikan dengan pola pikir masyarakat yang masih berorientasi pada agama Hindu dan Buddha sehingga mudah dimengerti. Itulah sebabnya, orang Jawa begitu mudah menerima agama Islam. Tokoh-tokoh tasawuf yang terkenal, antara lain Hamzah Fansyuri, Syamsuddin as Sumatrani, Nur al Din al Raniri, Abdul al Rauf, Sunan Bonang, Syekh Siti Jenar, dan Sunan Panggung.
4. Saluran Pendidikan
Lembaga pendidikan Islam yang paling tua adalah pesantren. Murid-muridnya (santri) tinggal di dalam pondok atau asrama dalam jangka waktu tertentu menurut tingkatan kelasnya. Pengajarnya adalah para guru agama (kiai atau ulama). Para santri itu jika sudah tamat belajar, pulang ke daerah asal dan mempunyai kewajiban mengajarkan kembali ilmunya kepada masyarakat di sekitar. Dengan cara itu, Islam terus berkembang memasuki daerah-daerah terpencil.
Pesantren yang telah berdiri pada masa pertumbuhan Islam di Jawa, antara lain Pesantren Sunan Ampel di Surabaya yang didirikan oleh Raden Rahmat (Sunan Ampel) dan Pesantren Sunan Giri yang santrinya banyak berasal dari Maluku (daerah Hitu). Raja-raja dan keluarganya serta kaum bangsawan biasanya mendatangkan kiai atau ulama untuk menjadi guru dan penasihat agama. Misalnya, Kiai Ageng Selo adalah guru Jaka Tingkir; Kiai Dukuh adalah guru Maulana Yusuf di Banten; Maulana Yusuf adalah penasihat agama Sultan Ageng Tirtayasa.
5. Saluran Seni Budaya
Berkembangnya agama Islam dapat melalui seni budaya, misalnya seni bangunan (masjid), seni pahat (ukir), seni tari, seni musik, dan seni sastra. Seni bangunan masjid, mimbar, dan ukir-ukirannya masih menunjukkan seni tradisional bermotifkan budaya Indonesia–Hindu, seperti yang terdapat pada candi-candi Hindu atau Buddha. Hal itu dapat dijumpai di Masjid Agung Demak, Masjid Sendang Duwur Tuban, Masjid Agung Kasepuhan Cirebon, Masjid Agung Banten, Masjid Baiturrahman Aceh, dan Masjid Ternate. Pintu gerbang pada kerajaan Islam atau makam orang-orang yang dianggap keramat menunjukkan bentuk candi bentar dan kori agung. Begitu pula, nisan-nisan  makam kuno di Demak, Kudus, Cirebon, Tuban, dan Madura menunjukkan budaya sebelum Islam. Hal itu dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Islam tidak meninggalkan seni budaya masyarakat yang telah ada, tetapi justru ikut memeliharanya. Seni budaya yang tetap dipelihara dalam rangka proses islamisasi itu banyak sekali, antara lain perayaan Garebek Maulud (Sekaten) di Yogyakarta, Surakarta, dan Cirebon.
Islamisasi juga dilakukan melalui pertunjukkan wayang yang telah dipoles dengan unsur-unsur Islam. Menurut cerita, Sunan Kalijaga juga pandai memainkan wayang. Islamisasi melalui sastra ditempuh dengan cara menyadur buku-buku tasawuf, hikayat, dan babad ke dalam bahasa pergaulan (Melayu).
6. Saluran Dakwah
Gerakan penyebaran Islam di Jawa tidak dapat dipisahkan dengan peranan Wali Songo. Istilah wali adalah sebutan bagi orang-orang yang sudah mencapai tingkat pengetahuan dan penghayatan agama Islam yang sangat dalam dan sanggup berjuang untuk kepentingan agama tersebut. Oleh karena itu, para wali menjadi sangat dekat dengan Allah sehingga mendapat gelar Waliullah (orang yang sangat dikasihi Allah). Sesuai dengan zamannya, wali-wali itu juga memiliki kekuatan magis karena sebagian wali juga merupakan ahli tasawuf.
Para Wali Sanga yang berjuang dalam penyebaran agama Islam di berbagai daerah di Pulau Jawa adalah sebagai berikut.
  1. Maulana Malik Ibrahim
  2. Sunan Ampel
  3. Sunan Drajad
  4. Sunan Bonang
  5. Sunan Giri
  6. Sunan Kalijaga
  7. Sunan Kudus
  8. Sunan Muria
  9. Sunan Gunung Jati

sumber http://www.softilmu.com/2014/08/perkembangan-islam-di-indonesia.html

Kamis, 15 Desember 2016

Kalahkan Thailand, Indonesia Cetak Sejarah di Piala AFF 2016

Duel Timnas Indonesia melawan Thailand dalam leg pertama final Piala AFF 2016, Rabu (14/12/2016) di Stadion Pakansari, Cibinong, berjalan seru.
Indonesia tertinggal lebih dulu pada menit 33 melalui gol Teerasil Dangda. Indonesia tampil tertekan pada babak pertama meski Thailand juga belum bermain terlalu ofensif.
Tertinggal 0-1, Timnas Indonesia perlahan bangkit. Gol Rizky Ripora pada menit 64 membuat permainan Indonesia meningkat. Tak berselang lama, Hansamu Yama membobol gawang Kawin Thamsatchanan.
Timnas Indonesia bermain lebih baik dan mampu keluar dari tekanan. Serangan balik yang diterapkan anak asuh Alfred Riedl mampu membuat lini belakang Thailand kerepotan.
Alfred Riedl mengubah strategi yang cukup aneh dengan memasukkan Lerby Eliandry menggantikan Beny Wahyudi yang mengalami cedera di kepala. Sementara, Ferdinand Sinaga masuk menggantikan Boaz Solossa.
Duel menjelang babak kedua berakhir berjalan seru dan mendebarkan. Kedua tim saling berbalas serangan. Indonesia hampir unggul lagi setelah serangan balik cepat dari Ferdinand Sinaga. Sayang, bola diamankan dengan sigap oleh Kawin. Bola rebound kemudian disundul Lerby Eliandry, tetapi Kawin lagi-lagi mampu mengamankan bola.
Hingga laga berakhir, kedudukan 2-1 untuk Timnas Indonesia atas Thailand tetap bertahan. Duel leg kedua digelar di Stadion Rajamanggala, Bangkok (14/12/2016). Indonesia mencetak sejarah, menjadi satu-satunya tim yang mengalahkan Thailand di Piala AFF 2016

sumber http://www.bola.com/indonesia/read/2678446/kalahkan-thailand-indonesia-cetak-sejarah-di-piala-aff-2016

Dihukum Mati, Pemerkosa Anak Usia 4 Tahun Bakar Korban

Jakarta - Jurjani (40), si pemerkosa anak yang masih berusia 4 tahun akhirnya dihukum mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Sangatta, Kalimantan Timur. Setelah memperkosa korban, Jurjani membekap korban hingga meninggal dunia dan membakar korban.

"Sudah vonis, Selasa (13/12) lalu," kata Ketua PN Sangatta, Tornado Edmawan saat dihubungi detikcom, Kamis (15/12/2016).

Kasus bermula saat Jurjani membawa korban ke sebuah kebun kosong yang jauh dari perkampungan di Desa Benua Baru Ulu Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur pada 7 Juli 2016. Korban yang masih berusia 4 tahun itu tidak menaruh curiga sedikit pun.

Setelah berada di bawah pohon kelapa, Jurjani memperkosa anak malang itu. Setelah puas, anak menangis sehinga Jurjani panik sehingga Jurjani membekap mulut anak hingga meninggal dunia. Usai mengetahui sang anak meninggal, Jurjani menutup anak malang itu dengan pelepah pohon kelapa kering dan dedaunan.

Tidak berapa lama, Jurjani membakar tumpukan sampah itu hingga mayat anak malang tersebut ikut terbakar. Jurjani pulang ke rumahnya dan kabur. Ia menyeberang ke Pelubahan Segara, Desa Peridan, dilanjutkan menumpang truk menuju rumah Frans.
Dihukum Mati, Pemerkosa Anak Usia 4 Tahun Bakar KorbanFoto: Dokumentasi Polda Kaltim

Di rumah itu, ia akhirnya tertangkap pada 16 Juli 2016. Jurjani kemudian diproses secara hukum dan diajukan ke meja hijau. Setelah melalui proses yang sangat panjang, Jurjani akhirnya dijatuhi hukuman mati atas perbuatannya tersebut.

"Pertimbangan kami, kasus ini menimpa anak-anak yang seharusnya dilindungi. Saat ini, pemerintah sudah semakin konsen terhadap kasus yang menimpa anak-anak, terutama kekerasan seksual. Apalagi perbuatan termasuk kejam dan sadis sehingga majelis memutuskan hukuman mati pantas dijatuhkan untuk kasus ini. Agar menjadi shock theraphy bagi mereka yang berani melakukan hal serupa," ujar Tornado yang juga ketua majelis di kasus itu.
sumber https://news.detik.com/berita/d-3371704/dihukum-mati-pemerkosa-anak-usia-4-tahun-bakar-korban?_ga=1.118453322.275493863.1481790393

polisi di cakar oleh pegawe MA

Aiptu Sutisna diam saja ketika seorang wanita mengamuk dan mencakarnya. Polisi lalu lintas (polantas) itu hanya berusaha menghindar dari amukan wanita bernama Dora Natalia.

Dora tercatat sebagai pegawai di Mahkamah Agung (MA). Dia marah-marah ketika hendak ditilang oleh Aiptu Sutisna. Tindakan Dora itu pun dinilai arogan.

"Tindakan oknum pegawai MA tersebut menunjukkan arogansi, ketidakpatuhan terhadap hukum serta kekerasan terhadap aparat penegak hukum. Apapun alasannya, tindakan tersebut tidak sepatutnya dilakukan, apalagi oleh orang yang berpendidikan dan bekerja di institusi yudikatif. Terlebih lagi yang bersangkutan diduga melanggar lalu lintas," ucap komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, saat berbincang, Selasa (13/12/2016) malam.

Tentang respons Sutisna yang hanya diam dan menghindar, Poengky menyebut hal itu memang sudah seharusnya dilakukan. Polisi sebagai pelayan dan pengayom masyarakat tidak boleh kemudian menjadi sewenang-wenang.

"Saya mengapresiasi kesabaran anggota Polri dalam menghadapi hal ini dan mendukung yang bersangkutan melaporkan oknum pegawai MA tersebut ke pihak yang berwajib, agar ada efek jera bagi si oknum agar tidak mengulangi lagi perbuatannya," ujarnya.

"Jika ada yang menghalangi dan bahkan menyerang aparat kepolisian ketika sedang menjalankan tugasnya, maka orang tersebut harus berhadapan dengan hukum," imbuh Poengky.

Dora membuat heboh ketika videonya yang ngamuk dan mencakar polantas viral. Dia ngamuk saat hendak ditilang di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (13/12) pagi.

sumber https://news.detik.com/berita/d-3370517/ngamuk-dan-cakar-polisi-tindakan-pegawai-ma-arogan-dan-tak-patut

gol kontroversial paul pogba

Bomber Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, mengaku terlebih dahulu melakukan handsball sebelum memberikan assist kepada Paul Pogba saat bertanding melawan Crystal Palace, di Stadion Selhurst Park, London, Rabu (14/12/2016) waktu setempat.
"Itu bisa terjadi karena situasinya sangat cepat. Saya mencoba untuk memberikan bola untuk Pogba, karena dia berada dalam posisi bebas. Menurut saya, bola itu memang mengenai tangan saya dan juga perut. Akan tetapi, saya akan lihat tayangan ulang," kata Zlatan Ibrahimovic.
Manchester United menang 2-1 atas Crystal Palace. Gol-gol Manchester United diciptakan Paul Pogba pada menit ke-45+2 dan Zlatan Ibrahimovic (88'), sedangkan torehan Crsytal Palace dikreasi James McArthur (66').
Tambahan tiga poin tidak mengubah posisi Manchester United di klasemen sementara Premier League. Mereka masih berada di urutan keenam dengan raihan 27 poin, tertinggal 13 poin dari pemimpin klasemen Chelsea.
Di sisi lain, Zlatan Ibrahimovic mengaku senang dengan sikap yang ditunjukan para suporter Manchester United dalam pertandingan tersebut. Menurut dia, Manchester United memiliki basis penggemar yang punya loyalitas tinggi terhadap klub kesayangan.
"Kami memiliki suporter yang luar biasa. Mereka selalu mendukung kami. Selalu ceria ketika kami berada dalam momen buruk maupun baik. Kami mencoba melakukan segalanya dengan cara terbaik. Para suporter memberikan kami motivasi ekstra agar kami bisa meraih kemenangan," tutur Zlatan Ibrahimovic.

sumber http://www.bola.com/inggris/read/2678756/zlatan-ibrahimovic-klarifikasi-soal-gol-kontroversial-paul-pogba

perjuangan indonesia belum usai

Timnas Indonesia menghadapi tim tangguh Thailand dalam final Piala AFF 2016. Duel leg pertama digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/12/2016).
Skuat Garuda yang berstatus underdog melawan tim yang tak terkalahkan sepanjang Piala AFF 2016. Tentu ini adalah ujian berat bagi skuat Alfred Riedl, yang juga menjalani pertarungan melelahkan dalam babak semifinal melawan Vietnam.
Bisa dibilang, dalam perjalanan menuju partai puncak, Indonesia dan Thailand dianggap seperti langit dan bumi. Dalam laga babak penyisihan Grup A, Thailand dengan mudah menyapu bersih tiga pertandingan. Sementara, Indonesia yang tidak diunggulkan harus melalui perjuangan mendebarkan.
"Bagi saya selalu tidak mudah ketika menghadapi Indonesia di kandang. Permainan Indonesia berbeda saat babak penyisihan dan saya melihat saat ini tidak hanya satu atau dua pemain Indonesia yang berbahaya, tapi semuanya akan diwaspadai," kata pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang.
Kiatisuk langsung menyebut posisi striker dan sayap Timnas Indonesia yang bisa membahayakan timnya. Pada duel nanti, Indonesia kemungkinan besar mempertahankan formasi saat menahan Vietnam di Hanoi dalam leg kedua semifinal.
Ada perubahan di lini belakang dengan hadirnya Hansamu Yama serta masuknya Manahati Lestusen yang berduet dengan Bayu Pradana di lini tengah. Namun, sektor yang paling diwaspadai Kiatisuk adalah sayap, di mana Timnas Indonesia memiliki Rizky Rizaldi Pora dan Andik Vermansah.
"Kecepatan pemain sayap Indonesia bagus, begitu juga dengan strikernya," imbuh Kiatisuk.
Pada Piala AFF 2016 sejak babak penyisihan grup hingga semifinal, dua striker Timnas Indonesia, Boaz Solossa dan Lerby Eliandry adalah pemain yang mampu menjebol gawang Thailand yang dijaga kiper Muangthong United, Kawin Thamsatchanan.
Indonesia menjebol gawang Thailand dua kali di Philippine Sport Stadium, Filipina, 19 November 2016. Meski pada saat itu Thailand dalam kondisi kelelahan setelah menjalani laga kontra Australia, tim berjulukan The War Elephants menang 4-2.
Kiatisuk juga menegaskan, seluruh pemainnya dalam keadaan fit dan siap tempur melawan Timnas Indonesia. Empat hari sebelumnya, ada tiga pemain yang mengalami cedera, Tanaboon Kesarat, Teerasil Dangda, dan Prathum Chutong. Menurut Kiatisuk, 23 pemain Thailand siap tampil habis-habisan demi menang di leg pertama lalu mempertahankan gelar juara.

sumber http://www.bola.com/indonesia/read/2677021/prediksi-indonesia-vs-thailand-misi-berat-skuat-garuda

kemenangan luar biasa indonesia atas thailand di leg pertama

Timnas Indonesia berhasil memetik kemenangan penting setelah menekuk Thailand dengan skor 2-1 dalam laga final leg pertama Piala AFF di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu, 14 Desember 2016. Meski menggembirakan, Indonesia tak boleh lengah.

Thailand bakal hanya membutuhkan kemenangan tipis 1-0 di leg kedua yang akan berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Satbu, 17 Desember 2016, jika mereka ingin menjadi juara AFF dan mematahkan harapan Indonesia meraih gelar pertama Piala AFF.

Peraturan dalam turnamen ini memungkinkan itu. Kalau Thailand menang 1-0, itu berarti skor agregat kedua tim menjadi sama 2-2. Untuk menentukan pemenang, AFF akan melihat keunggulan jumlah gol tandang. Karena Thailand sudah membuahkan satu gol tandang di Stadion Pakansari, merekalah yang akan menjadi juara jika Indonesia tak mampu mencetak satu gol saat menjalani laga di Bangkok nanti.

Sementara, Indonesia bisa menjadi juara kalau mereka mampu memetik hasil seri. Kemungkinan besar Riedl akan membuat timnya bermain bertahan. Dia pun merasa makin optimistis.

"Kami masih hidup, masih ada pertandingan besok. Di sepak bola apapun dapat terjadi. Kartu merah, penalti. Tentu saja kami punya peluang, meski Thailand masih merupakan tim terbaik di Asia Tenggara," kata Riedl sebagaimana dikutip Antara.

Dalam pertandingan final leg pertama tadi, Indonesia tertinggal terlebih dahulu pada babak pertama melalui gol Thailand yang dibukukan Teerasil Dangda. Namun, tim Garuda mampu membalikkan keadaan setelah turun minum melalui gol-gol yang dibukukan Rizki Pora dan Hansamu Yama.

Riedl mengakui pada babak pertama timnya bermain kurang maksimal. Kritik tersebut disampaikan kepada para pemain, dan pasukannya berhasil membuktikan diri untuk mengubah kedudukan.

Pelatih asal Austria ini terpaksa menarik keluar Andik Vermansyah yang cedera dan menggantinya dengan Zulham Zamrun.

Saat dikonfirmasi perihal kondisi Andik, Riedl mengatakan pihaknya masih harus menunggu hasil pemeriksaan terhadap sang pemain.

sumber https://bola.tempo.co/read/news/2016/12/14/099827950/tekuk-thailand-ini-yang-dibutuhkan-timnas-di-final-leg-ii

 
biz.